
Penerimaan Proposal RKM 2026
Laboratorium Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan program Riset Kompetitif Mahasiswa (RKM) 2026 sebagai wahana pembinaan riset bagi mahasiswa di lingkungan fakultas. Program ini mendorong lahirnya gagasan ilmiah yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan nilai-nilai keislaman dan etika ulul albab.
Sebagai bagian dari program tersebut, Prodi Teknik Sipil bertugas menyeleksi satu proposal terbaik dari mahasiswa untuk diajukan sebagai penerima pendanaan RKM tingkat fakultas. Pada tahun 2026, terdapat tiga proposal yang diajukan oleh mahasiswa Teknik Sipil dan dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk memasuki tahap pembinaan dan penilaian substansi.
Tiga Proposal Mahasiswa Teknik Sipil
Tiga proposal riset yang mewakili ragam fokus kajian Teknik Sipil tersebut adalah sebagai berikut.
- Kelompok 1
Judul: Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Pondok Tahan Gempa menggunakan Pengamatan Visual dan Analisis Struktur Linier.
Proposal ini mengkaji kinerja struktur bangunan pondok pesantren pada kawasan rawan gempa melalui kombinasi metode Rapid Visual Screening (RVS) FEMA P-154 dan analisis struktur linier berbasis SNI 1726:2019, dengan fokus pada keselamatan santri dan pemenuhan prinsip hifzh al-nafs (perlindungan jiwa). - Kelompok 2
Judul: Formulasi EcoPlast Paving Block Berbasis Limbah Plastik LDPE sebagai Material Konstruksi Berkelanjutan untuk Infrastruktur Pondok Pesantren.
Riset ini menawarkan inovasi EcoPlast Paving Block dengan memanfaatkan limbah plastik LDPE sebagai bahan pengikat utama bersama agregat pasir, untuk menghasilkan material perkerasan yang memenuhi standar SNI 03-0691-1996 dan mendukung pengelolaan limbah plastik secara berkelanjutan. - Kelompok 3
Judul: Pengaruh Cangkang Telur dan Abu Sekam Padi sebagai Campuran Semen terhadap Ketahanan Beton.
Proposal ini meneliti pemanfaatan limbah cangkang telur dan abu sekam padi sebagai substitusi parsial semen pada beton, dengan fokus pada kuat tekan, kuat tarik belah, dan daya serap air untuk menghasilkan beton yang lebih ramah lingkungan.
Ketiga proposal tersebut merefleksikan integrasi sains dan Islam melalui fokus pada keselamatan struktur, pengelolaan limbah, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di lingkungan pondok pesantren.
Pembinaan Proposal oleh Dosen Pembimbing
Sebelum memasuki tahap presentasi, mahasiswa mendapatkan pembinaan intensif terkait penyusunan proposal riset sesuai panduan RKM 2026. Pembinaan mencakup penguatan latar belakang masalah, ketajaman rumusan masalah, kejelasan tujuan dan manfaat, penajaman metodologi, serta penyesuaian format dengan ketentuan fakultas.
Pada tahap ini, dosen pembimbing juga menekankan pentingnya integrasi nilai keislaman dalam setiap rancangan riset, baik dalam pemilihan topik, landasan teoritis, maupun orientasi kemaslahatan bagi masyarakat. Melalui proses ini diharapkan mahasiswa tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan etik sebagai insan ulul albab yang berpikir kritis, mendalam, dan berakhlak.
Presentasi di Hadapan Tim Juri dari Dosen Prodi

Setelah proses pembinaan, ketiga kelompok mahasiswa mempresentasikan proposal masing-masing di hadapan tim dosen Prodi Teknik Sipil yang bertindak sebagai reviewer sekaligus juri seleksi RKM 2026 yaitu Bapak Thilal Syihabuddin, S.T., M.T. dan Ibu Khusniatul Aini, S.T., M.T.
Setiap kelompok memaparkan urgensi riset, kebaruan gagasan, rancangan metodologi, serta rencana luaran dalam bentuk laporan penelitian dan publikasi ilmiah. Penilaian dilakukan dengan menggunakan rubrik RKM 2026 yang meliputi dua komponen utama, yaitu kualitas proposal (substansi ilmiah, metodologi, dan kelengkapan administrasi) dan kualitas presentasi (penyajian, komunikasi ilmiah, serta kemampuan diskusi dan argumentasi). Melalui sesi tanya jawab, tim dosen memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan proposal sebelum pelaksanaan riset.

Hasil Penilaian dan Proposal Terpilih
Berdasarkan rekapitulasi nilai akhir yang tercantum dalam Rubrik Penilaian RKM 2026, skor tiap kelompok adalah sebagai berikut.
| Kelompok | Judul singkat | Nilai akhir | Keterangan penilaian |
|---|---|---|---|
| 1 | Evaluasi Kinerja Struktur Pondok Tahan Gempa | 66,5 | Dipertimbangkan, perlu revisi substansial |
| 2 | EcoPlast Paving Block (Plastik LDPE untuk perkerasan) | 73 | Layak didanai dengan revisi minor |
| 3 | Cangkang Telur & Abu Sekam Padi untuk Ketahanan Beton | 71 | Layak didanai dengan revisi minor |
Dari hasil tersebut, Kelompok 2 dengan tema EcoPlast Paving Block ditetapkan sebagai proposal yang memperoleh pendanaan RKM 2026 untuk mewakili Prodi Teknik Sipil, karena meraih nilai tertinggi 73 dan dinyatakan layak didanai dengan revisi minor oleh tim juri. Kelompok 3 yang dibimbing oleh Bapak Vicky Wildan Yustisia, S.T. M.T., dengan ketua tim dari Mahasiswa Teknik Sipil 2024 yaitu Ataya Syahira dan kedua anggota dari Mahasiswa Teknik Sipil Angkatan 2025 yaitu Fahmi Waladul Hafidz Al Huda dan Arina Zakyatul Putri.
Proposal ini dinilai unggul dalam aspek kebaruan, relevansi isu lingkungan, potensi penerapan di infrastruktur pondok pesantren, serta keselarasan dengan nilai keislaman dalam pengelolaan limbah.
Adapun Kelompok 1 dan Kelompok 3 tetap mendapatkan apresiasi dan rekomendasi untuk penyempurnaan substansi, sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai topik tugas akhir atau riset lanjutan pada kesempatan berikutnya.
Persiapan Pelaksanaan Riset dan Posting Lanjutan
Dengan terpilihnya proposal EcoPlast Paving Block, tahap berikutnya adalah penyempurnaan proposal sesuai catatan reviewer, pengurusan administrasi pendanaan, serta persiapan teknis pelaksanaan riset di Laboratorium Teknik Sipil. Riset direncanakan berlangsung dalam rentang April–Juli 2026, meliputi pengumpulan limbah plastik LDPE, pembuatan sampel paving block, pengujian kuat tekan dan daya serap air, hingga analisis kesesuaian terhadap standar SNI 03-0691-1996.
Prodi Teknik Sipil UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap kegiatan RKM 2026 ini menjadi sarana penguatan budaya riset di kalangan mahasiswa, sekaligus kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi inovatif bagi persoalan lingkungan dan infrastruktur umat. Perkembangan pelaksanaan riset dan luaran kegiatan akan disajikan pada berita bersambung di laman resmi Prodi Teknik Sipil pada postingan berikutnya.